Pangkep untuk @cheiztmiss

Untuk yang kesekian kalinya, saya berkunjung ke Pangkep. Kali ini dengan niat mengunjungi    sahabat yang KKN di sana, tepatnya di kelurahan Attangsalo. Adalah Kartini Muthmainnah, seorang sahabat yang kebetulan berhadapan dengan hari jadinya, tanggal 6 April. Sudah lama sebenarnya, kami, para kerabat merencanakan untuk mengunjungi beliau namun niatnya gak jadi-jadi.

Well, thankgod Alhamdulillah. We finally got there, Attangsalo, we was there. Ayu Egp, Juju, Nugen, Anna dan saya sendiri. Ayu dengan senang hati memberikan kami tumpangan di mobilnya serta menjadi driver tercantik hari itu. Awalnya, kami berniat memberikan kejutan untuk Ciz (Kartini) dengan kedatangan kami yang sangat mendadak. Namun mengingat jaraknya cukup jauh, maka diputuskan untuk menghubungi Ciz terlebih dahulu. Sekitar dua jam lebih, akhirnya kami tiba dengan selamat.

Suasana posko Ciz saat itu sangat ramai. Ternyata eh ternyata keluarga besarnya turut hadir. Sungguh mengharukan. Bahkan saat diberi Lemon Cake, Ciz langsung memotongnya dan memberi potongan pertama kepada ayah tercinta🙂

Berikutnya, kami sebagai tamu disuguhkan dengan jeruk besar yang memang sangat terkenal di daerah tersebut. Gila. Kami menggila makan jeruk besar. Warnya yang merah merona gak kecut agak manis gimana gitu. Setting tempatnya, di bale-bale bawah rumah panggung, merupakan momen yang amat sangat jarang kamo rasakan di daerah perkotaan. Sambil bersenda gurau, kami menghabiskan waktu yang cukup berkualitas di sana. Keadaan saat itu mengajarkan kami banyak hal. Utamanya tentang kesabaran dalam kesederhanaan. Sebagai manusia, harusnya hal-hal tersebut bisa meningkatkan iman dan rasa syukur. Bagi orang yang kurang menyadari itu, silahkan melihat orang yang lebih kurang dari keadaan kita sekarang. Begitu idealnya.

Usai makan jeruk dan menyelesaikan kewjaiban, Ciz mengajak makan di warung dekat posko. Well, kalau berkumpul dengan kerabat-kerabat saya itu, canda tawa memang tak ada habisnya. Glad to spent some time witu guys!

Usai makan siang, sore menyapa.

Sambil istirahat sejenak, beberapa di antara kami iseng menaiki sepeda warga setempat. Suasana Pangkep sangat asri, hijau dan tenang. Efektif buat melepaskan kepenatan. Sepeda usang itu manjur membuat kami tertawa lepas, menertawai diri sendiri di tengah anak-anak desa yang saat itu juga asyik bermain. Beberapa menit kemudian, kami memutuskan untuk kembali ke Makassar. Apa boleh buat, ada pertemuan ada juga perpisahan.

Ciz tak hentinya berterimakasih atas kunjungan kami dan keceriaan yang telah dibagi. Kami pun sangat gembira bisa terus berbagi tawa dan air mata kepada orang-orang sekitar. Kebahagiaanmu kebahagiaanku. Satu yang kutahu. Ciz, yang tengah KKN merasa ditempa di sana. Aku, yang saat ini belum KKN merasakan pukulankeras di hati. Wajarlah, saya belum KKN. Jangan tanya kenapa. But, I’m working on it. Kalau sudi, aku titip doa di setiap shalat kalian. Agar diri ini juga bisa segera menyusul tahun ini AMIN.

Satu lagi. Untuk saudara, teman dan pengingat kami, Kartini Muthmainnah. Smeoga Allah selalu menyertaimu di setiap langkah. Sukses selalu ukhtii. Terus berjuang fi sabilillah.

Crazy Love Momen Witu

Duo Dara Devil

Gowess

Finally. We’d love to say HAVE A VERY HAPPY BIRTHDAY !

May Allah bless us eternally. We’ll meet you  in Jannatun Na’im.  (AMIN) xxx

Kartini Muthmainnah, 22 years old