Entah

Entah

Terketuk hati saat kau abaikan rasa.
Pertanda hari mulai menjauh.
Kemana hakikat rasa yang pernah kau junjung.
Ketika satu bias kepahitan menghilangkan jejak.

Gadis bersama absurdisme mencoba memperhitungkan rasa.
Bersama angan tertiup angin semerbak.
Meski sadar ia akan berakhir dengan cerita yang sama.
Harap. Ia kerap mengandalkan harap.

Asa masih tetap ada.
Bersama harap lain yang masih mengintip di kejauhan.
Menunggu suatu kepastian yang tak kan pasti.
Sebab misteri takkan terkuak.

Asa mulai sirna seiring hembusan angin dingin.
Merasuk, menusuk sampai palung hati.
Mempertanyakan keberanian sebuah jiwa yang utuh.
Jiwa dalam raga yang kini enggan mencari kepastian.
Entahlah.
Misteri masih menjadi absurdisme yang selalu dinantikan.

2 thoughts on “Entah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s